Posted by: mowsaku2008 on: March 10, 2010
Seorang teman dari India sana mengkisahkan tentang percakapan seorang ayah dan putri kecilnya ketika mereka sedang menyebrangi sebuah jembatan kayu. Karena merasa khawatir pada putrinya, sang Ayah kemudian berkata pada putri nya, Read the rest of this entry »
Posted by: mowsaku2008 on: November 6, 2009
Dan kisahkanlah didalam Kitab (Al-Qur’an) tentang Maryam, ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur. … Rasa sakit hendak melahirkan membawanya pada pelepah pohon kurma, ia berkata: “Oh, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tak berarti dan dilupakan.” Kemudian Jibril menyerunya dari tempat yang rendah:, “Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu. Dan goyang-goyangkanlah pelepah pohon kurma itu ke arahmu niscaya akan gugur buah-buah kurma yang telah masak itu kepadamu. Maka makanlah dan minumlah, dan senangkanlah hatimu. Jika kamu melihat seseorang, maka katakanlah, “Sesungguhnya aku telah bernazar kepada Yang Maha Pengasih untuk berpuasa, maka aku takkan berbicara kepada seseorangpun pada hari ini.”
(Quran Surat Maryam Ayat 16-26)
Tahukan Anda sebesar apa pohon kurma tersebut. Anda dapat lihat gambar di bawah ini.


Bagi seorang Maryam ‘alaihis salaam yang tengah mengalami kelemahan fisik akibat rasa sakit ketika hendak melahirkan dan kondisi psikis yang lemah hingga berkeinginan untuk mati, sangat tidak mungkin hamba Allah yang lemah itu untuk memanjat atau menggoyang pohon kurma dengan tubuh lemahnya agar buahnya berguguran.
Tapi kenapa ketika Sang Maha Pengasih hendak memberi makan Maryam yang lemah dengan buah Kurma, justru tetap menyuruhnya untuk menggoyang Pohon Kurma yang kokoh tersebut dan tidak menurunkan kurma langsung dihadapan Wanita Shalih tersebut ?
Allah memang memuliakan wanita shalih tersebut dengan karomah (keluarbiasaan yang terjadi pada wali Allah yang shalih), namun bukan dengan cara tiba tiba menurunkan buah kurma di depan Maryam yang tengah terkulai lemah bersandar di pohon kurma yang kokoh. Sang Maha Pengasih tetap menyuruh wanita shalih tersebut untuk beraksi/ melakukan ikhtiar/ usaha dengan firman Nya: “..Dan goyang-goyangkanlah pelepah pohon kurma itu ke arahmu niscaya akan gugur buah-buah kurma yang telah masak itu kepadamu..”.
Selamat Ikhlas, berikhtiar (dengan benar dan selalu dievaluasi), dan pada akhirnya bertawakal untuk menyerahkan hasil akhir dari usaha kita kepada Dzat yang Maha Perkasa.
There always be a magic in action.
Akan selalu ada keajaiban ketika kita bertindak mencapai impian kita dan menebar manfaat diantara umat manusia.
Salam Inspirasi !!!
(Wids-2009)
Posted by: mowsaku2008 on: October 19, 2009
“Ia adalah seorang genie, genius. Ia yang dapat menggariskan haluan SI (Syarikat Islam) dengan tegas, ketika tantangan-tantangan tiba dari kalangan yang tidak hendak menyertakan agama ke dalam pergerakan. Dalil-dalilnya bersandar pada al-Quran, hadis dan riwayat-riwayat Nabi Muhammad saw., serta Islam pada umumnya.(Dr. Deliar Noer, “Membincangkan Tokoh-tokoh Bangsa”) Begitulah Dr. Deliar Noer menggambarkan salah satau Pahlawan Nasional Kita.
Posted by: mowsaku2008 on: October 13, 2009
Bang Reza Syarif dalam salah satu bukunya mengkisahkan tentang karyawan Microsoft yang tiba tiba keluar dari pekerjaannya. Lho ko dari perusahaan Om Bill Gates malah keluar, sedangkan orang orang mungkin berebut pengen kerja di perusahaan se bonafide Microsoft. Jadi, Kenapa mereka keluar dari microsoft ?. Malah yang lebih heran lagi mereka pindah ke perusahaan yang lebih kecil.
Posted by: mowsaku2008 on: September 16, 2009
Silahkan download Aplikasi Sederhana Multiple Intelegences. Klik saja disni
Trims
Posted by: mowsaku2008 on: July 21, 2009
Monday Attack…? Apaan tuh..? Trus apa hubungannya sama riset 10 tahunnya Scotlandia yang menyatakan kalo kebanyakan orang kena serangan Jantung (Heart Attcak) pada hari Senin (Monday).
Tenang… sengaja artikel ini ditulis pada hari selasa sebagai antisipasi kalo kalo pas baca tiba tiba kena serangan jantung.. he he he…
Posted by: mowsaku2008 on: January 17, 2009
Dear pembaca Inspirasi hebat,
Sebagaimana janji saya bahwa saya akan memberikan file aplikasi Multiple Intellegences, Inilah saaatnya. Tes Sederhana yang akan memandu anda untuk mengetahui, dari ke tujuh jenis kecerdasan yang ada pada diri anda, mana kecerdasan dominan yang akan menuntun anda untuk mengetahui Bidang atau pekerjaan apa yang sesuai untuk anda. Silahkan download Salam SMART
Posted by: mowsaku2008 on: January 15, 2009
![]()
Sedih rasanya bila saya lihat seorang anak yang dimarahi Ortu nya karena nilai Matematika di sekolahnya kebakaran. Bahkan lebih ironis lagi ketika anak dengan nilai merah tersebut “Dianggap Bodoh”. Sebentar… saya memilih menggunakan kata “Dianggap Bodoh”, karena saya beranggapan kalo “Bodoh” itu adalah mitos. Yang ada cuma “Tampak Bodoh”.
Lalu Bagaimana dengan seorang yang mengalami “Down Syndrome”, dimana IQ nya rendah dan kemungkinan besar hidupnya tidak wajar seperti mereka yang normal?. Terinspirasi oleh “Positive Parenting” nya M. Fauzil Adhim, tentang kisah perjuangan Marcia Thomas mendidik anaknya, Jenifer yang mengalami Down Syndrome. Anda tahu, Anak malang yang hampir saja mengalami kebutaan, tuli, & keterbelakangan mental tersebut, IQ nya 111, ketika dites pada usia 4 tahun. Ko bisa?. Dengan membacakan 11 buku dari mulai Jenifer bayi, Marcia telah membuktikan bahwa aktivitas membaca memberikan rangsangan komplek pada oktak & tentu saja jauh lebih bermanfaat daripada nonton TV (dengan acara yg tidak bermutu).
Makin yakin saya kalo “Bodoh” itu benar-benar mitos, apalagi setelah Howard Gardner menggemparkan dunia pendikikan dengan teori Multiple Intelegnce. Manusia punya sedikitnya 7 jenis kecerdasan yang berbeda tuturnya. Kalo seseorang jago Matematika, belum tentu ia jago puisi, begitu pula sebaliknya. Teori Kecerdasan Majemuk tersebut menggambarkan “bakat” yang mungkin berbeda pada tiap orang. Sehingga mampu memetakan Pekerjaan/ Bidang apa yang cocok buat kita.
Mampir terus ya ke www.inspirasihebat.co.cc, nanti saya akan bagikan Gratis Aplikasi Multiple Intelegences dalam bentuk Excel, untuk mengukur mana kecerdasan tertinggi/ dominan dalam diri kita, sehingga kita bisa menjadi “Right Man in The Right Place”.
Jadi… Anda setuju kalau “Bodoh” itu cuma mitos. Kalao ga setuju, lalu apa penyebab seseorang dianggap “Bodoh”?
Salam SMART…:)
Posted by: mowsaku2008 on: September 25, 2008
Selalu ada alasan kenapa seorang bawahan mematuhi atasannya, atau rakyat mengikuti pemimpinnya. Stephen R. Covey dalam salah satu karyanya, mengatakan bahwa ada tiga alasan kenapa seorang pemimpin diikuti:
1. Karena ditakuti
Gambaran model pemimpin seperti ini dapat kita saksiskan ilustrasinya pada pemimpin yang sering menghukum rakyat yang tidak mau mematuhi sang pemimpin. Tidak ada pilihan bagi rakyat selain mengikuti sang pemimpin atau.. tahu sendiri akibatnya …
2. Karena mengharapkan suatu imbalan/ harta
Nah pemimpin model ini Cuma diharapkan imbalan atau harta yang dijanjikannya. No money no loyal community..tak ada uang/ harta ya nggak ada rakyat yang setia.
3. Bukan karena ditakuti atau karena diharapkan imbalan/ hartanya.
Pemimpin model ketiga ini diikuti oleh mereka yang dipimpinnya bukan karena ditakuti ataupun mengharapkan suatu imbalan. Pemimpin model ketiga ini adalah pemimpin yang selalu dirindukandan & diikuti dengan ikhlas oleh pengikutnya. Bagaimana bisa…?
Posted by: mowsaku2008 on: September 10, 2008
Jangan Di “Klik”
Kalau saya mengatakan pada anda “JANGAN SEKALI-KALI ANDA BERANI MEMBAYANGKAN SEEKOR MONYET”. Apakah akan terbayang dalam pikiran anda seekor monyet?. Mungkin justru ketika dilarang membayangkan seekor monyet, kita malah meng”klik” kata monyet dan membayangkan sesaat wujud monyet dalam pikiran kita.
Satu hal yang bisa kita pelajari adalah.. Alam bawah sadar kita tidak pernah berkata “Tidak”. Contohnya ketika ada yang menyemangati kita dengan mengatakan..”Maju Terus Pantang Mundur”, maka alam bawah sadar kita akan cepat sekali meng klik kata-kata “Mundur”. Begitulah alam bawah sadar manusia, tidak mengenal kata keterangan negatif (jangan/ tidak/ dll) dan bahkan sangat cepat mengklik kata2 negatif (bodoh, jelek, lambat, dll) . Contoh lain adalah ketika seorang ibu yang niatnya untuk mencegah kenakalan sang anak denga teguran “Jangan Nakal”. Alam bawah sadar sang anak akan dengan cepat meng klik kata “Nakal”. Sehingga mental yang terbentuk dalam diri anak seolah berkata “Ibu selalu menyebut aku jangan nakal, berarti aku memang nakal, maka kalau tidak nakal maka itu bukan aku”. Begitu pula ketika sang pelatih mengatakan pada sang atlit “ Kamu tidak boleh kalah?”. Mungkin niat sang pelatih adalah agar memotivasi sang atlit agar punya semangat untuk menang. Tapi tidak begitu…sekali lagi.. alam bawah sadar tidak pernah berkata tidak dan sangat cepat meng klik kata-kata negatif, maka kata-kata “Kalah” akan cepat sekali di klik. Tujuan tidak bisa menghalalkan cara. Walau niatnya baik kalau caranya tidak baik, ya… hasilnya bisa anda tebak pula.
Trus Bagaimana…?
Recent Comments