APA YANG KAU CARI ?
Posted by: mowsaku2008 on: October 13, 2009
Apa yang kau cari?
Bang Reza Syarif dalam salah satu bukunya mengkisahkan tentang kisah karyawan Microsoft yang tiba tiba keluar dari pekerjaannya. Lho ko dari perusahaan Bill Gates malah keluar, sedangkan orang orang berebut pengen kerja di perusahaan se bonafide Microsoft. Jadi, Kenapa mereka keluar dari microsoft ?. Malah yang lebih heran lagi mereka pindah ke perusahaan yang lebih kecil. Selidik punya selidik ternyata mereka “hijrah” dari perusahaan Sebesar Microsoft ke perusahaan yang lebih kecil karena satu alasan…”Cari Ketenangan”.
Bahkan saya temui beberapa teman terpaksa jadi “Kutu Loncat”, pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya karena alasan “Cari Ketenangan” tersebut. Bukan semata mata hanya alasana gaji yang kurang memuaskan. Gaji memuaskan mungkin hanya memuaskan jasmani bukan jaminan rohani pun terpuaskan. Tapi lebih enak lagi dapet Gaji memuaskan di tempat kerja yang memuaskan suasannya bagi rohani kita. Tenaaaang & Senaaaang rasanya dech.
Terlepas dari itu semua, setidaknya ketika kita menjadi pribadi menyenangkan atau pemimpin yang “ngemong” dan dekat dengan staffnya, kita sudah berperan serta menciptakan suasana tenang di tempat kerja.
Salam penuh ketenangan & syukur terindah untuk Nya…
(Wids 2009)
Bang Reza Syarif dalam salah satu bukunya mengkisahkan tentang karyawan Microsoft yang tiba tiba keluar dari pekerjaannya. Lho ko dari perusahaan Om Bill Gates malah keluar, sedangkan orang orang mungkin berebut pengen kerja di perusahaan se bonafide Microsoft. Jadi, Kenapa mereka keluar dari microsoft ?. Malah yang lebih heran lagi mereka pindah ke perusahaan yang lebih kecil.
Selidik punya selidik ternyata mereka “hijrah” dari perusahaan Sebesar Microsoft ke perusahaan yang lebih kecil karena satu alasan…”Cari Ketenangan”.
Bahkan saya temui beberapa teman terpaksa jadi “Kutu Loncat”, pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya karena alasan “Cari Ketenangan” tersebut. Bukan semata mata hanya alasana gaji yang kurang memuaskan. Gaji memuaskan mungkin hanya memuaskan jasmani bukan jaminan rohani pun terpuaskan. Tapi lebih enak lagi dapet Gaji memuaskan di tempat kerja yang memuaskan suasannya bagi rohani kita. Tenaaaang & Senaaaang rasanya dech.
Terlepas dari itu semua, setidaknya ketika kita menjadi pribadi menyenangkan atau pemimpin yang “ngemong” dan dekat dengan staffnya, kita sudah berperan serta menciptakan suasana tenang di tempat kerja.
Salam penuh ketenangan & syukur terindah untuk Nya…
(Wids 2009)
Advertisement
Like this:
Be the first to like this post.
Recent Comments